19 Jun 2012

Secarik Catatan tentang Jurnalistik Lima


 SUARAPUSPA - Puspanegara :: Secarik Catatan tentang Jurnalistik Lima…
Oleh : Nisya Rifiani (Pelatih Jurnalistik Lima)

Artikel ini telah dipublikasikan di Buletin Suara Puspa #31 / SMA Negeri 5 Yogyakarta – Juni 2012

Foto : Nisya Rifiani's Photograph

Tahun ajaran 2011/2012 merupakan tahun jaya bagi Jurnalistik Lima Ngayogyakarta… Berlebihan-kah jika kusebut seperti itu? Tidak!

Ekstrakulikuler Jurnalistik Lima Ngayogyakarta (Julink) yang setiap tahunnya biasanya menghasilkan satu Buletin Suara Puspa, satu Mini Julink, satu Majalah Dinding… kini mampu menghasilkan karya yang berkali lipat dari itu…

Kuingat pertama kali aku bergabung dengan Julink. Pada akhir semester pertama di tahun pertama aku belajar di kampus puspanegara ini. Hari hujan, ketika sedang asyik bercengkerama di kelas XF tiba-tiba masuklah seorang kakak kelas. Menanyai namaku lantas ‘menyeretku’ keluar ruangan setelah mendengar jawabanku. Ups, rupanya aku sedang ‘direkrut’ untuk jadi anggota Julink. Saat itu juga, langsung diberi tanggung jawab menggarap Buletin Suara Puspa bersama 5 orang teman lainnya dari kelas X. Tanpa pengetahuan tentang jurnalistik, tanpa kemampuan tentang jurnalistik… Tapi itu dulu, hampir sepuluh tahun yang lalu…
#

Kini, Jurnalistik Lima Ngayogyakarta kian berkembang dari masa itu. Begitu banyak karya yang dihasilkan. Tahun ini saja, Tim Julink berhasil melampaui rekor mereka sendiri. Newsletter Mini Julink beberapa kali terbit sebagai review yang mengiringi event sekolah. Majalah Dinding Apache beberapa kali mengikuti lomba. Meski belum juara, tetapi bagiku itu membanggakan.

Buletin Suara Puspa mampu terbit dua kali dalam satu tahun. Koran Dinding SMA N 5 YK tiga kali menghiasi halaman Bernas Remaja dan Kaca Kedaulatan Rakyat. Eksis di dunia maya dengan blog, twitter, facebook, dan situs OBDSP. Berani melaunching logo baru, sekaligus memproduksi seragam lapangan sebagai identitas reporter sekolah. Saat ini, teman-teman juga tengah mempersiapkan acara talkshow dengan mendatangkan penulis terkenal.
Disamping kuantitas, tentu kualitas tak kalah pentingnya. Semangat anak-anak Julink yang haus akan pengetahuan jurnalistik membuat mereka ‘mencari’ jalan lain belajar jurnalistik. Pelatihan, workshop, lomba, dan sekolah jurnalistik menjadi pilihan yang tepat. Mereka juga bergabung dengan lembaga jurnalistik di luar sekolah, diantaranya Kaca Kedaulatan Rakyat dan Majalah BIAS – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Prov. DIY.
Secara tidak langsung, aku juga terpacu untuk menghasilkan suatu karya. Sebuah Modul Pembelajaran & Kumpulan Materi Jurnalistik, yang sempat terbengkalai beberapa tahun mulai kujamah kembali, kutekuni lagi… Insyaallah, sudah bisa dipergunakan mulai tahun depan. Semoga menjadi salah satu ‘peninggalan-ku’ yang berharga untuk Puspanegara.
Jurnalistik Lima berkembang bukan tanpa kendala. Kami hampir tidak memiliki fasilitas apapun… Hanya berbekal pengetahuan dan kemampuan jurnalistik –yang masih minim tentunya‒ mencoba menghasilkan karya jurnalistik yang bisa dinikmati siapa pun. Tidak banyak yang mengerti, menerbitkan sebuah media sekolah itu tidak sederhana. Memang tidak selalu rumit, tetapi proses-nya harus menjadi sebuah pelajaran bagi para anggotanya.
Buletin Suara Puspa harus mendapatkan perhatian lebih khusus lagi. Bagaimana mengelola dana yang minim ‒yang hanya seharga semangkuk bakso untuk setiap majalahnya. Belum lagi harus mencetak lebih dari sekedar jumlah siswa, karena harus membaginya juga dengan perpustakan, guru, karyawan, narasumber, dan pihak terkait lainnya. Hal itu juga merupakan kendala disamping minimnya pengetahuan, keterampilan, jumlah anggota, dan juga teknis. Maka jadilah BSP sederhana yang selama ini kalian baca. Bisa lebih maksimal seandainya kami diberi dana lebih.
Meski demikian, Julink masih bisa berkembang. Bukan hanya karena ketua-nya, bukan hanya karena sekretaris-nya, bukan hanya karena bendahara-nya, bukan hanya karena pimpinan redaksinya… Tapi, KALIAN semua-lah yang telah berjasa hingga Jurnalistik Lima menjadi berkembang seperti ini…

Aku salut dengan semangat kalian. Jangan lelah berlatih…

Maju terus JURNALISTIK LIMA YOGYAKARTA….

#

Nisya Rifiani / April 2012
Dedicated to ALL JURNALISTIK MEMBER – SEMUA ANGKATAN

0 komentar:

Posting Komentar