11 Mar 2013

Proud Pindah Basecamp



EXPERIENCE
PROUDOF MYSELF PINDAH BASECAMP
Nisya Rifiani

Januari 2013
Ada yang special di awal tahun 2013. Yup, Proud of MySelf pindah basecamp
Sebenernya bukan basecamp pribadi kita aja, tapi tempat kerja bersama. Nama tempat ini : Basecamp Twelve. Twelve sendiri adalah satu kelompok pengembangan diri. Personelnya mulanya ada enam orang tapi ‘hilang’ satu. Twelve terdiri dari Mas Dhani (leader), Mas Akai, Mas Langit, Mas Isa, dan Mas Agus. Satu personel yang ‘hilang’ itu, namanya True.


Kelima anggota Twelve ini punya usaha dan punya karyawan masing-masing. Mas Dhani punya usaha on-line shop spesialis clothing dari karakter Crows Zero. Itu tuh, movie tenar asal Jepang. Mas Langit punya usaha on-line shop juga, bidang aksesoris hewan. Mas Akai punya usaha bidang kaos distro bola, on-line shop jugaaa… Nah aku ‘ikut’ Mas Akai ini, kalo’ nggak salah sejak Mei 2012. Itu aja karena aku lagi galau akademis, dan iseng aja ngelamar kerja ketika Mas Akai buka lowongan asisten produksi via facebook-nya.
Mas Isa dan Mas Agus adalah reseller dari Mas Akai dan Mas Dhani. Kelima orang ini punya karyawan masing-masing. Tiap orang punya 4 – 7 karyawan. Lhaa… kebayangkan gimana penuhnya basecamp kalo siang hari… karena semua karyawan ditempatkan di basecamp. Tanah kosong di depan basecamp sekarang jadi lahan parkir…


Februari 2013
Mulai bulan Februari, aku kerja full-time dari sebelumnya part-time aja. Kerjaanku juga nambah jadi marketing on-line, dari sebelumnya ngurusin pemesanan, pengemasan, dan pengiriman aja. Selain itu juga, harus beresin pembukuan yang dulu-dulu nggak keurus… Eits, masih ada lagi, aku juga handle keuangan. Untungnya sekarang ada Pika, accounting baru di Proud. Jadi semua keuangan dan pembukuan keuangan dipegang dia… Sekarang, Tim inti Proud ada lima : Akai, Nisya, Hisa, Pika & Diaz…

++ Plus Minus Kerja di Basecamp Twelve ++
Kerja satu atap dengan lima usaha yang berbeda-beda memang riskan. Ada sesuatu diantara mereka (bos-bos) yang bikin persaingan bisnis jadi nggak sehat. Hubungan antara karyawan dekat, tapi tetep aja ada hal-hal yang bikin iri satu sama lain. Biasanya sih karena perbedaan perlakukan bos-bos mereka yang kurang nyaman, dibandingakan dengan yang lain.
Buatku, kerja di tempat sendiri begini lebih nyaman dibandingkan dulu. Berkeliaran sendirian di jalanan. But, sebenernya kita belum terlalu perlu untuk join tempat yang sama dengan anggota Twelve yang lain… Memaksimalkan kos manukberi untuk kantor & produksi Proud sebenernya bisa, atau sewa satu kamar kos lagi untuk keperluan Proud. Yeah, itu menurutku sih… Tp apalah daya, Proud tetep pindah. Whatever-lah, kita ikutin apa kata bos…
Bagi siapa yang kenal dengan orang-orang bersangkutan tersebut, silakan bikin gossip. Aku tau kalian biang gossip, suka ngomongin orang. Hahaha…

Simak beberapa dokumentasi kita di Basecamp Twelve :

Ruangan sebelah…

Karyawan Fun Fun Pet (Dian & Linda) & Juragan Clothing (Suci)…

Ruangan Proud of MySelf yg berantakan…

++ Masjid ++
Namanya Masjid Muhtadin. Letaknya di timur – selatan basecamp Twelve, jaraknya aku perkirakan hanya sekitar 100m dari basecamp Twelve. Masjid ini satu komplek dengan SD Muhammadiyah Karangbendo, jadi banyak anak-anak kecilnya.



Nah, entah sejak kapan aku suka sholat dzuhur & ashar di masjid ini. Biasanya sih sendiri, tapi belakangan selalu berangkat sama Pika, teman satu tim di Proud of MySelf. Sebenernya di basecamp selalu ada sholat jamaah, tapi ada beberapa hal yang bikin aku nggak nyaman sholat jamaah di basecamp.
Pertama, nggak ada tempat khusus wudhu/keran wudhu di basecamp. Itu bikin waktu wudhu jadi lama, apalagi yg cewek-cewek pasti lama. Kedua, karena lama itu jadinya tunggu2 an deh, tambah lama lagi… Ketiga, biasanya anak-anak yang udah wudhu duluan masih pada ngobrol, ribut, ketawa-ketawa nggak jelas…
Menurutku sih, sayang mereka nggak ngejaga wudhu-nya. Wudhu aja lagi! Keempat, tempatnya kecil & berisik. Aku merasa nggak nyaman, nggak enak klo’ berdoa lama-lama atau nambah rakaat sunnah. Ntar dikiranya riya’ lagi… Hehehe, over all pilihan masing-masing sih mau sholat di basecamp atau di masjid…

Gini nih anak2 klo lg nunggu giliran sholat… Masih sempet narsis… ^^

Sholat jamaah dzuhur & ashar di masjid ini sedikit makmum-nya. Kebanyakan orang-orang sepuh yang tinggal di sekitar masjid. Waktu dzuhur biasanya anak-anak SD ikutan sholat jamaah, tapi kayaknya cuma kelas lima atau enam aja. Waktu ashar makin dikit makmum-nya, kadang-kadang ceweknya cuma aku ama pika. Kalo’ Pika nggak ada, cuma aku deh, hahaha… Waktu maghrib lumayan banyak makmum-nya, ibu-ibu juga pada sholat di masjid kalau maghrib.

Aku dan Pika…

Ada kebiasaan yang unik di masjid ini. Setelah iqamat, aturan kita mengatur dan merapatkan shaf. Nah… di masjid ini, biasanya begitu masuk masjid makmum-nya ambil sembarang tempat untuk duduk, maupun untuk shalat sunat. Setelah iqamat, mereka salam2 an dulu sebelum mengatur dan merapatkan shaf. ‘Ritual’ salam-salaman inilah yang menurutku nggak perlu dilakukan, karena selain mengganggu kekhusukkan juga harus menambah waktu lagi… Apalagi biasanya nih, ibu-ibu itu pada nanya kabar segala, hadew…

Nah, itu tadi sedikit pengalamanku tentang Proud pindahan basecamp…

#

- Nisya Rifiani / Maret 2013 -

1 komentar: